Dua Guru MA Al-Rosyid Bojonegoro Ikuti Lokakarya Optimalisasi NotebookLM Perkuat Digitalisasi Pembelajaran
- Kamis, 23 Juli 2026
- Miftah Khoirotul Mufidah
- 0 komentar
Bojonegoro, 25 Juli 2026 – Madrasah Aliyah Al-Rosyid Bojonegoro terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan melalui pemanfaatan teknologi. Sebagai bagian dari upaya tersebut, dua perwakilan guru madrasah telah mengikuti kegiatan Lokakarya Pendidikan dengan tema “Optimalisasi NotebookLM dalam Pembelajaran untuk Mendukung Digitalisasi Pendidikan”.
Kegiatan berlangsung selama 32 Jam Pelajaran, dilaksanakan mulai Selasa, 21 Juli 2026 hingga Sabtu, 25 Juli 2026. Perwakilan yang mengikuti kegiatan ini adalah Ustadzah Abidatil Qinny, S.Pd.I dan Ustadzah Cholis Masfiyah, S.H.I.
Lokakarya diselenggarakan oleh IKIP PGRI Bojonegoro dan menghadirkan narasumber ahli di bidang teknologi pendidikan, Dr. Ahmad Kholiqul Amin, M.Pd. Beliau merupakan dosen tetap IKIP PGRI Bojonegoro serta mantan Ketua LPPM IKIP PGRI Bojonegoro periode 2017–2024.
Dalam pemaparan materinya, Dr. Ahmad Kholiqul Amin menjelaskan bahwa perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan.
“NotebookLM adalah aplikasi berbasis kecerdasan buatan yang dikembangkan Google untuk membantu pengguna memahami, meringkas, dan mengolah informasi dari berbagai sumber seperti dokumen, presentasi, hingga teks yang diunggah. Berbeda dengan chatbot biasa, NotebookLM bekerja berdasarkan sumber yang Anda berikan, sehingga jawaban yang dihasilkan jauh lebih relevan dan meminimalkan kesalahan informasi atau halusinasi AI,” ujarnya.
Beliau juga mencontohkan perbedaan nyata sebelum dan sesudah menggunakan teknologi ini:
“Dulu membaca modul setebal 100 halaman butuh waktu berjam-jam, mencari informasi spesifik pun sulit. Sekarang dengan NotebookLM, ringkasan materi didapat dalam hitungan menit, informasi spesifik ditemukan lewat percakapan interaktif, hingga soal latihan dan rubrik penilaian bisa dibuat secara otomatis. Perlu diingat, AI tetaplah alat bantu, bukan pengganti kemampuan berpikir kita,” tegasnya.
Selama lima hari kegiatan, peserta mempelajari sejarah perkembangan NotebookLM, landasan teori penerapannya dalam pembelajaran, berbagai fitur unggulan, serta langkah-langkah teknis penggunaannya. Materi yang disampaikan meliputi pengelolaan sumber dokumen, pembuatan ringkasan otomatis, panduan belajar, hingga mengubah materi menjadi suara atau audio. Selain teori, peserta juga melakukan praktik langsung mengunggah dokumen, menyusun bahan ajar, lembar kerja peserta didik, soal latihan, hingga presentasi pembelajaran.
Kegiatan ini menegaskan bahwa NotebookLM merupakan salah satu bentuk media pembelajaran digital yang berfungsi memperjelas penyajian materi dan meningkatkan interaksi belajar, sesuai dengan teori media pembelajaran menurut Arsyad (2017).
Ustadzah Abidatil Qinny, S.Pd.I mewakili peserta menyampaikan rasa syukur dan harapannya. “Kami mendapatkan banyak wawasan baru yang sangat bermanfaat untuk mendukung tugas kami di kelas. Ke depannya, ilmu dan keterampilan yang kami peroleh akan kami terapkan langsung serta kami sosialisasikan kepada rekan-rekan pendidik lain di Madrasah Aliyah Al-Rosyid, agar kita bersama-sama mewujudkan pembelajaran yang lebih inovatif dan selaras dengan arah digitalisasi pendidikan nasional,” ucapnya.